AFF 2014

Hanoi - Pelatih Indonesia, Alfred Riedl, menolak sebutan favorit dari pelatih Filipina, Thomas Dooley. Baginya, kedua tim memiliki peluang yang sama.
Indonesia dan Filipina akan saling berhadapan di laga kedua Grup A yang akan dihelat di My Dinh Stadium, Selasa (24/11/2014) sore. Membandingkan hasil kedua tim di laga pertama, Filipina punya bekal lebih baik.
Kemenangan 4-1 atas Laos saat ini menempatkan mereka di puncak klasemen. Sementara Indonesia yang hanya bermain imbang 2-2 kontra Vietnam ada di urutan kedua.
Namun di lain sisi, Indonesia diunggulkan catatan pertemuan. Dari empat pertemuan dengan Filipina, tim 'Garuda' belum terkalahkan dengan tiga kemenangan dan satu hasil imbang.
Riedl pribadi menganggap kedua tim punya kans sama untuk menang. Oleh karena itu dia menolak cap favorit dari Dooley.
"Saya mengenal Dooley sebagai pelatih cerdas karena langsung menyebut kami sebagai favorit. Tapi, saya tidak setuju karena ini akan jadi laga 50-50," kata Riedl.
"Saya tidak melihat satu dari kedua tim ini datang dalam posisi lebih baik. Kami menantikan laga ini, kami sudah bersiap dan semoga tim terbaik menang," demikian dia.
Sebelum ini, Riedl meyakini bahwa Indonesia berada dalam kondisi fisik yang lebih baik. Menurutnya, Filipina tampil bagus kala mengalahkan Laos, tapi tidak luar biasa.
"Saya percaya Filipina tidak berada dalam kondisi fisik yang lebih baik dari kami. Dari apa yang saya lihat kemarin, saya yakin kondisi fisik kami lebih baik dari mereka," kata Riedl usai memimpin latihan tim kemarin, Minggu (23/11).